
Forum Perangkat Daerah BPBD Provinsi Jawa Barat Tahun 2026 mengusung tema “Transformasi Kelembagaan dan Penguatan Tata Kelola Penanggulangan Bencana” dilaksanakan pada Selasa–Rabu, 10–11 Februari 2026, secara hybrid melalui Zoom Meeting dan hari kedua di BPSDM Provinsi Jawa Barat. Kegiatan ini dibuka oleh Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat dan dihadiri oleh perwakilan Ditjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri, Bappeda Provinsi Jawa Barat, BPBD Kabupaten/Kota, Dinas Damkar, serta mitra BPBD Jabar. Forum ini menjadi ruang sinkronisasi perencanaan kebencanaan daerah dalam mendukung arah pembangunan Jawa Barat Tahun 2027 yang menempatkan pengurangan risiko bencana sebagai bagian integral pembangunan wilayah.
Pada hari pertama, narasumber menekankan pentingnya integrasi pengurangan risiko bencana dalam dokumen perencanaan pembangunan daerah, optimalisasi Belanja Tidak Terduga (BTT) sebagai instrumen respons darurat yang tetap akuntabel, serta penguatan kelembagaan BPBD melalui implementasi Permendagri Nomor 18 Tahun 2025 dan pengembangan Jabatan Fungsional Analis Kebencanaan . Hal ini menjadi bagian dari transformasi birokrasi dan tata kelola penanggulangan bencana yang lebih profesional dan adaptif terhadap kompleksitas risiko di daerah.
Memasuki hari kedua, dilaksanakan desk tematik yang menekankan pentingnya pemutakhiran dokumen Kajian Risiko Bencana (KRB) sebagai dasar perencanaan pembangunan dan pengendalian pemanfaatan ruang di wilayah rawan bencana. Hal ini sebagai langkah konkret penyelarasan program dan kegiatan dalam rangka memperkuat tata kelola dan kapasitas kelembagaan penanggulangan bencana di Jawa Barat.
Penulis: Nadya Ayu



