
Kepala Pelaksana BPBD Jabar, Teten Ali Mulku Engkun beserta jajaran melaksanakan koordinasi penanggulangan bencana lintas provinsi dengan BPBD Provinsi DKI Jakarta, Senin (12/1). Koordinasi ini difokuskan pada pembahasan potensi bahaya Sesar Lembang yang berisiko menimbulkan dampak luas, khususnya di wilayah Bandung Raya. Berdasarkan hasil Rencana Kontinjensi tujuh kabupaten/kota di Bandung Raya, apabila Sesar Lembang terjadi, maka wilayah tersebut berpotensi mengalami kelumpuhan.
Melalui pertemuan ini, BPBD Provinsi Jawa Barat menyampaikan harapan agar BPBD Provinsi DKI Jakarta sebagai provinsi tetangga dapat turut memberikan perhatian dan dukungan kesiapsiagaan, termasuk kemungkinan bantuan apabila terjadi bencana akibat Sesar Lembang. Penguatan koordinasi lintas wilayah dinilai penting guna memastikan respons penanganan bencana dapat berjalan cepat dan terkoordinasi.
Pada kesempatan tersebut, BPBD Provinsi DKI Jakarta juga memaparkan berbagai inovasi dan kegiatan penanggulangan bencana yang telah dilaksanakan, seperti edukasi kebencanaan melalui lomba-lomba di Satuan Pendidikan Aman Bencana, keterlibatan generasi muda dan perempuan tangguh bencana, serta peninjauan fasilitas penunjang penanganan bencana. Paparan ini menjadi bahan kaji banding bagi BPBD Provinsi Jawa Barat dalam upaya peningkatan kapasitas penanggulangan bencana.
Penulis: Nadya Ayu



