skip to Main Content

Rakor Tindak Lanjut Rencana Bantuan Gubernur untuk Bencana Banjir dan Longsor Kabupaten Bogor

Menindaklanjuti kunjungan kerja Gubernur Jawa Barat ke lokasi bencana banjir bandang dan tanah longsor di Kecamatan Leuwiliang dan Kecamatan Pamijahan Kabupaten Bogor, dilaksanakan Rapat Koordinasi Tindak Lanjut Rencana Bantuan Gubernur untuk Penanggulangan Bencana pada Selasa, 28 Juni 2022 di Gedung Sate.

Hadir dalam acara tersebut Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Barat, Dani Ramdan, Sektretaris BPBD Provinsi Jawa Barat, Budi Juanda, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, Bambang Imanudin, Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi, Agus Bachtiar, Analis Kebencanaan Ahli Muda, Usep Supdana dan Hadi Rahmat H., serta beberapa staf Bidang Kedaruratan dan Logistik. Hadir juga Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bogor, Yani Hassan. Selain dari BPBD, hadir pula Para Kepala Badan, Kepala Dinas, Inspektorat dari Provinsi Jawa Barat dan Kabupaten Bogor yang terkait, serta dari CSR Bank Jabar Banten.

Setelah paparan dari BPBD Provinsi Jawa Barat, Yani mengatakan bahwa pada saat bencana Kamis (23/06) lalu tersebut, ada tiga kejadian bencana yang terjadi di lokasi yang berdekatan. Selain banjir dan longsor, juga ada angin puting beliung. Dan dalam kejadian tersebut, Kabupaten Bogor mengalami kerusakan yang paling berharga, yaitu kehilangan tiga warganya. Selain korban jiwa, masyarakat pun telah kehilangan rumah tempat mereka bernaung serta mata pencahariannya seperti sawah, ladang, dan kolam ikan. Begitu juga infrastruktur berupa jalan yang menghubungkan Kabupaten Sukabumi dengan Kabupaten Bogor.

Yani mengatakan, untuk evakuasi warga sudah selesai sejak Sabtu kemarin dan warga yang terdampak tinggal di rumah keluarga serta mengandalkan dapur umum. Namun mereka harus kembali kehidupan normalnya, termasuk mata pencahariannya.

Dalam arahannya, Dani menjelaskan bahwa inilah tugas BPBD untuk managemen kebencanaan. Rapat ini dilakukan untuk mempercepat proses bantuan kepada masyarakat terdampak. Kedepannya akan ada SOP yang lebih mempercepat bantuan. Karena belum tentu semua kabupaten kota memiliki kemampuan yang sama dalam pendanaan untuk memberikan bantuan pada masyarakat.

This Post Has 0 Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back To Top
error:
Open chat
Hallo ada yang bisa kami Bantu